Apa Itu SKS, IP dan IPK Dalam Perkuliahan

Kuliah adalah suatu kegiatan belajar yang dilakukan di jenjang perguruan tinggi dan kegiatan kuliah menjadi puncak paling tinggi dalam pendidikan formal.

Fase pendidikan formal yang harus ditempuh sebelum kuliah yaitu sekolah dasar, sekolah menengah pertama dan sekolah menengah atas.

Siswa yang mengikuti kegiatan kuliah di kampus biasanya disebut dengan mahasiswa dan mahasiswi. Kegiatan kuliah biasanya dilakukan dengan lebih santai, karena pakaian yang digunakan cukup sopan saja dan pengajaran tidak terlalu formal.

Indonesia menjadi salah satu negara yang mengalami perkembangan pesat di bidang pendidikan tinggi, karena banyak kampus baru yang bermunculan dan sistem kuliah yang paling populer adalah kuliah reguler dengan kuliah karyawan.

Baca Juga: Apa Itu Akreditasi

Kuliah seringkali memakai berbagai istilah yang unik dan setiap istilah memiliki makna tersendiri. Beberapa istilah yang sangat populer dalam kegiatan perkuliahan seperti IPK, IPS dan SKS.

Pengertian IPS Perkuliahan Adalah

Indeks prestasi semester atau IPS adalah perhitungan indeks prestasi yang ditempuh setiap semester dan istilah ini sering disingkat sebagai IPS. Istilah IPS memang kalah populer dengan istilah IPK, karena istilah IPS lebih dikenal dengan sebutan IP.

Setiap mahasiswa dan mahasiswi yang menjalani perkualiahan, tentu akan mendapatkan indeks prestasi semester. Untuk mendapat IPS yang bagus, tentu harus mendapat nilai bagus di setiap mata pelajaran dan nilai bagus akan berpengaruh terhadap nilai prestasi kelulusan.

Kategori penilaian dalam perkuliahan dilambangkan dengan huruf A sampai E. A adalah nilai rataan 85 sampai 100 dan dinyatakan sangat baik. B dengan nilai rataan 75 sampai 89 dinyatakan baik. C dengan nilai rataan 60 sampai 79 dinyatakan sedang. D dengan nilai rataan 50 sampai 69 dinyatakan buruk dan E dengan nilai rataan di bawah 50 dinyatakan sangat buruk.

Pengertian IPK Adalah

Indeks prestasi kumulatif atau IPK adalah keseluruhan hasil belajar yang dinyatakan secara kumulatif dan IPK diambil dari semua semester yang dijalani, jadi IPK dihasilkan perhitungan kumulatif keseluruhan semester.

IPK dinyatakan dengan angka 0 sampai dengan 4 dan mahasiswa atau mahasiswi yang memiliki nilai 4 akan dinyatakan cumlaude.

Mahasiswa atau mahasiswi baru tentu mempertanyakan apa itu IPK dan apa kegunaan dari IPK dalam kegiatan kuliah. IPK dipakai untuk memberikan sanksi akademik, agar mahasiswa atau mahasiswi melakukan evaluasi.

Mahasiswa atau mahasiswi yang mendapat nilai E akan dinyatakan tidak lulus dan harus mengulangi pelajaran yang bernilai jelek. Nilai mutu dalam kegiatan kuliah bisa diubah menjadi satu nilai seperti nilai E menjadi D, nilai D menjadi C dan nilai C menjadi B.

Penilaian mahasiswa tidak hanya dilihat dari segi absen yang selalu hadir, karena banyak dosen yang mementingkan prestasi pembelajaran dan pemahaman mengenai pembelajaran.

Pengertian SKS Adalah

Satuan kredit semester atau SKS adalah sebuah sistem yang biasanya ada di perguruan tinggi dan semua mahasiswa harus mematuhi prosedur SKS.

Jumlah SKS biasanya harus diambil per semester dan biaya per SKS sangatlah bervariasi, tergantung kebijakan universitasnya. Setiap mahasiswa harus bisa lulus SKS dengan nilai yang baik, agar IPK yang dihasilkan memuaskan.

Secara umum SKS bisa menentukan biaya studi yang dilakukan mahasiswa dan SKS juga menjadi tanda besarnya pengakuan kerja keras mahasiswa dalam belajar.

SKS juga bisa menentukan besarnya anggaran untuk upah tenaga pengajar dan mahasiswa akan dinyatakan lulus, apabila sudah menyelesaikan semua SKS yang diwajibkan.

Mahasiswa baru tentu bertanya-tanya mengenai apa itu SKS, karena banyak sekali mahasiswa yang tidak memahami SKS dengan benar.

Lulus semua SKS yang diwajibkan menjadi syarat untuk menyusun skripsi dan setelah lulus skripsi, maka ijazah akan diperoleh dengan tepat.

Perbedaan IPK dan IPS

Waktu

Untuk bisa membedakan indeks prestasi kumulatif dengan indeks prestasi sementara, bisa dilihat dari segi waktu perhitungannya. IPS dihitung saat semester perkualiahan sedang berjalan dan nilai hasil studi menjadi acuan. Sedangkan acuan untuk IPK adalah di akhir semester dan keseluruhan dari total nilai tiap semester.

Untuk memperoleh IPK yang bagus, tentu diperlukan mengecek IPS setiap semesternya dan evaluasi harus dilakukan, agar motivasi belajar menjadi lebih baik. Mahasiswa dianjurkan untuk mengikuti metode pembelajaran dengan baik seperti mengikuti ujian, mengerjakan tugas yang diberikan dosen, disiplin absensi dan aktif dalam pembelajaran.

Cara Perhitungan

IPS dengan IPK juga bisa dibedakan dari cara perhitungannya dan perbedaan cara hitung sangatlah mencolok. IPS dihitung dari hasil pembelajaran mahasiswa dalam kurun waktu satu semester dan setiap mata kuliah, akan memiliki nilai yang dilambangkan huruf A sampai E. IPK dihitung pada akhir perkuliahan atau total dari semua hasil studi.

IPK biasanya dibutuhkan mahasiswa untuk bisa melakukan evaluasi dan mengetahui materi pelajaran yang harus ditingkatkan. Dengan peningkatan yang dilakukan, maka IPK akan dihasilkan dengan nilai yang memuaskan. Semua mahasiswa tentu ingin memiliki nilai tinggi atau cumlaude, karena menjadi kebanggaan tersendiri dan mahasiswa nilai tinggi biasanya dibutuhkan banyak perusahaan.

Keuntungan Nilai IPK Tinggi

Dapat Beasiswa

Kuliah dengan biaya hasil kerja keras sendiri tentu sangatlah menyenangkan, karena bisa membuat orang tua senang dan tidak memberatkan orang tua dalam hal biaya. Untuk kuliah dengan uang sendiri tentu bisa ditempuh dengan berbagai cara dan salah satunya adalah dengan prestasi yang bagus, agar bisa mendapatkan beasiswa prestasi.

Dengan nilai IPK yang tinggi, maka peluang untuk mendapatkan beasiswa dari pemerintah atau swasta menjadi terbuka dan dengan konsistensi belajar yang bagus, maka beasiswa akan berdatangan dengan sendirinya. Dapat beasiswa juga bisa menjadi batu loncatan untuk masa depan, karena bisa langsung ditawarkan pekerjaan yang menjanjikan oleh instansi ataupun perusahaan.

Perwakilan Kampus

Setiap tahunnya seringkali ada perlobaan antar kampus yang diselenggarakan pihak pemerintah atau swasta dan setiap perlombaan tentu menghadirkan mahasiswa terbaik dari berbagai kampus. Nilai keaktifkan dalam kegiatan belajar menjadi salah satu acuan mendapatkan nilai IPK tinggi dan mahasiswa cerdas atau berprestasi pasti dibutuhkan pihak kampus.

Mahasiswa yang berpertasi akan berpeluang untuk menjadi perwakilan kampus dalam berbagai ajang atau kompetisi antar kampus dan dengan prestasi, peluang untuk menjadi ketua organisasi mahasiswa sangat terbuka lebar.

Dengan aktif mengikuti perlombaan antar kampus, tentu akan memperbesar peluang untuk bertemu mahasiswa hebat lainnya dan bisa berbagi ilmu pengetahuan.

Berpeluang Jadi Dosen

Dosen menjadi pekerjaan yang sangat mulia, karena kerja dosen selalu memberikan pengetahuan kepada seluruh manusia dan syarat minimal pendidikan formal seorang dosen adalah Sarjana 2 atau S2. Cara kerja dosen juga tidak sesulit guru yang harus teriak-teriak menyampaikan materi, karena mahasiswa merupakan pelajar yang lebih dewasa dan mengetahui cara pembelajaran yang efektif.

Mahasiswa yang memiliki IPK tinggi akan dibutuhkan untuk menjadi asisten dosen dan keuntungan menjadi asisten dosen adalah pengalaman mengajar yang bertambah. Asisten dosen yang memiliki potensi, biasanya direkomendasikan untuk kuliah S2 dan bisa diangkat menjadi dosen tetap tanpa melakukan tes.

Asisten dosen juga akan mendapatkan pengalaman berharga dan bisa mendapatkan keuntungan secara finansial.

Bebas Tes Untuk Kuliah Lanjutan

Seorang mahasiswa yang berprestasi biasanya tidak akan mudah puas dengan hasil yang dicapai dan selalu ingin mendapatkan hal-hal tertinggi. Mahasiswa berprestasi biasanya diberi tawaran langsung dari pihak kampus terkait atau kampus lainnya untuk meneruskan pendidikannya dan proses masuk kuliahnya akan dimudahkan dibanding dengan mahasiswa lainnya.

Mahasiswa cerdas dengan IPK tinggi akan memperoleh fasilitas bebas tes untuk masuk ke pendidikan selanjutnya dan proses pembayaran registrasi biasanya dihilangkan. Belajar dengan sunguh-sungguh menjadi cara yang tepat untuk memperoleh prestasi yang tinggi dan bisa mendapatkan peluang sukses yang besar, apabila nilai IPK tinggi selalu dipertahankan.

Dibutuhkan Dunia Kerja

Dunia kerja adalah dunia kehidupan yang sesungguhnya, karena kerja keras dan tanggung jawab menjadi faktor yang menentukan. Kerja dibutuhkan semua manusia untuk mendapatkan penghasilan guna memenuhi kebutuhan harian dan bisa membeli berbagai kebutuhan dalam hidup. Setiap mahasiswa yang lulus kuliah, tentu berlomba untuk mendapat pekerjaan.

Dengan prestasi yang ditunjukkan semasa kuliah, maka peluang untuk mendapat pekerjaan yang layak sangat terbuka dan instansi atau perusahaan sangatlah membutuhkan lulusan terbaik. Dengan prestasi yang konsisten, peluang untuk mendapatkan kerja dengan gaji tinggi terbuka lebar dan berbagai fasilitas kerja akan dipenuhi oleh pihak pemberi kerja.

Ditiru Orang Lain

Setiap manusia pasti memiliki keinginan untuk dikenal baik orang lain, apalagi dikenal dengan prestasinya dan dengan nilai IPK tinggi, tentu akan mudah orang lain untuk mengenali. Dengan prestasi yang ditunjukkan, maka akan banyak orang yang terinspirasi dan bisa menjadi contoh yang baik untuk orang lain. Bukan tidak mungkin, langkah-langkah kesuksesan akan ditiru oleh orang lain.

Mahasiswa yang memiliki IPK tinggi bisa menjadi contoh baik untuk adiknya dan bisa meningkatkan semangat juang adiknya, karena tidak mau kalah dengan kakaknya. Nilai tinggi juga sangat membanggakan untuk orang tua dan menjadi nilai yang tidak ada tandingannya. IPK tinggi menjadi titik awal mencapai kesuksesan dalam hidup.

Tips Mendapat IPK Tinggi

Jangan Banyak Pikiran

Untuk menjalani masa pembelajaran di dalam ruangan, hl yang perlu diperhatikan adalah mengosongkan pikiran dan melupakan sejenak berbagai beban yang ada. Dengan pikiran yang kosong, maka materi perkuliahan akan terserap dengan baik dan konsentrasi dalam dilakukan dengan konsisten. Semakin banyak pikiran, maka akan semakin sulit otak untuk menyerap materi pembelajaran.

Pada dasarnya materi yang disampaikan saat kuliah adalah pengulangan di masa SMA dan materi yang diulang biasanya memiliki tingkat kepentingan yang sangat tinggi. Ilmu pengetahuan yang terus berkembang dengan pesat, akan membuat materi perkuliahan berkembang dan penyerapan materi harus dilakukan dengan baik, karena materi perkuliahan sangatlah bermanfaat.

Rajin Mencatat Hal Penting

Kini perkembangan teknologi yang pesat membuat banyak mahasiswa yang ketergantungan dengan teknologi dan dengan adanya teknologi, kegiatan mencatat seringkali dilupakan. Mencatat adalah teknik penyerapan materi dengan cara ditulis kemudian dibaca kembali dan teknik ini sangat efektif dilakukan jaman dulu, karena mahasiswa masih bergantung pada buku catatan.

Dengan cara mencatat, maka otak akan memahami isi materi yang ditulis dan materi pembelajaran dalam dunia perkuliahan perlu dicatat hal-hal pokoknya. Semakin rajin mencatat, maka peluang untuk mendapatkan nilai IPK yang tinggi sangat terbuka lebar dan mahasiswa yang rajin mencatat, akan memiliki daya ingat yang lebih baik mengenai materi pembelajaran.

Aktif

Bertemu dengan dosen di dalam ruangan menjadi momen yang menyenangkan, bahkan menjadi momen yang menegangkan dan salah satu cara untuk mendapatkan nilai IPK tinggi adalah dengan menjadi mahasiswa aktif. Setiap mahasiswa yang aktif, akan mudah dikenali oleh dosen dan akan menarik simpatik dari dosen, karena mahasiswa aktif cenderung diberikan perhatian lebih.

Aktif di kelas sering dianggap sebagai perilaku cari muka dan sangat tidak disukai teman-teman. Namun aktif di kelas menjadi cara positif yang bisa meningkatkan nilai IPK dan bisa membuat mahasiswa menjadi lebih cepat dikenal. Aktif dikelas juga harus disertai pemahaman materi yang mumpuni, jangan hanya sekedar bertanya hal mudah.

Kerjakan Tugas

Istilah kebut semalam adalah istilah yang muncul di kalangan mahasiswa, karena banyak mahasiswa yang biasanya mengerjakan tugas dalam waktu deadline dan perilaku kebut semalam sangatlah tidak baik. Jangan tanamkan perilaku malas mengerjakan tugas, agar bisa mendapatkan nilai IPK yang memuaskan dan kerjakanlah tugas dengan tepat waktu.

Kerjakanlah tugas dengan baik dan susun struktur dengan rapi, agar dosen menyukai hasil pengerjaan tugas. Mahasiswa yang biasanya mengerjakan tugas tepat waktu, akan mendapatkan nilai yang tinggi dan berpeluang mendapat IPK tinggi. Semakin rajin kerjakan tugas, maka akan semakin baik tingkat disiplinnya dan perilaku disiplin sangatlah disukai dosen.

Atur Waktu

Manajemen waktu sangatlah penting untuk dimiliki, agar tidak melalaikan suatu perkerjaan dan padatnya aktivitas keseharian, sebaiknya prioritaskan kuliah dengan disiplin. Organisasi memang penting, namun jangan sampai kegiatan organisasi menghilangkan gairah untuk kuliah dan manfaatkan momen kuliah untuk mendapat ilmu sebanyak-banyaknya.

Untuk mahasiswa yang mengambil kelas karyawan dan melaksanakan pembelajaran disela kesibukan kerja, tentu bukan perkara yang mudah. Perlu keinginan yang kuat, agar kuliah tetap dijalankan dengan baik dan lakukan kegiatan kuliah dengan hati yang tenang, agar perjalanan terasa ringan. Dengan manajemen waktu yang baik, maka kesempatan untuk mendapat IPK tinggi terbuka lebar.

Bergaul

Mahasiswa terkenal dengan pemikirannya yang kritis dan sangat idealis, sikap seperti ini sangat perlu diterapkan dalam kegiatan perkualiahan. Diskusi dengan teman menjadi salah satu cara menambah pengetahuan dan semakin banyak teman, maka akan semakin banyak ruang untuk mendapat ilmu. Bergaul juga bisa mendekatkan jalinan silaturahmi antar mahasiswa.

Baca Juga: Universitas Swasta Terbaik di Jakarta

Mengikuti kegiatan seminar menjadi salah satu cara bergaul yang sangat positif dan dengan seminar, wawasan mahasiswa akan semakin luas. Ketika seminar, mahasiswa akan bertemu dengan orang yang satu pemikiran atau satu frekuensi dan mencari teman di sebuah seminar, sangatlah mungkin dilakukan oleh mahasiswa.

Absensi Baik

Dengan menunjukkan absensi yang baik dan selalu datang tepat waktu, akan membuat dosen menghargai kesungguhan dalam belajar. Janganlah bolos dengan sengaja, karena akan mengurangi asupan ilmu yang di dengar dan pengetahuan terbaru seringkali diberikan dosen, jadi mahasiswa harus disiplin dari segi absen kehadiran.

Dengan absensi baik, maka mahasiswa tidak akan ketinggalan info penting dan dosen biasanya memberikan kebijakan untuk mahasiswa yang rajin melaksanakan kuliah. Biasanya dosen memiliki kebijakan untuk mahasiswa uang rajin dengan memberikan nilai yang bagus, apalagi jika di dorong dengan kemampuan akademik yang bagus.

Demikian ulasan lengkap mengenai IPS dan IPK. Semoga semua jabaran yang diberikan memberikan manfaat untuk para pembacanya.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.