Cara Menghilangkan Malware

Anda mungkin seringkali mendengar kata malware, namun belum memahami pengertian malware dan penjelasannya. Malware seringkali diidentikkan dengan virus computer yang dapat menyerang computer atau laptop. Ada benarnya, namun tidak terbatas pada itu saja.

Artikel ini akan membahas secara lengkap apa itu malware, jenis, cara kerja, serta hal yang paling penting adalah cara menghilangkan malware di PC dan laptop dengan mudah.

Pengertian Malware

Malware adalah kependekan dari Malicious Software, sebuah program yang dikembangkan untuk menyusup dan merusak berbagai sistem komputer yang ada. Komputer ataupun laptop yang kita miliki dapat terinfeksi melalui email, kegiatan mendownload, atau melalui berbagai program yang telah terinfeksi.

Malware sangat berbahaya karena bisa mencuri data dan informasi serta merusak sistem computer.

Jenis-jenis Malware

Sampai dengan akhir tahun 2019, setidaknya ada 9 jenis malware yang terkenal paling berbahaya. Malware ini harus dihindari ataupun segera diatasi karena bisa menimbulkan kerusakan dan kerugian yang cukup besar :

  • Malware Adware
  • Malware Keyloggers
  • Malware Ransomware
  • Malware Trojan Horse
  • Malware Bot
  • Malware Spyware
  • Malware Worm
  • Malware Virus
  • Malware Rootkit

Tanda PC atau Laptop Terserang Malware

Untuk mengetahui apakah PC dan laptop anda dalam kondisi aman atau sudah terserang malware, perhatikan beberapa ciri berikut :

Banyak Popup Mencurigakan Yang Muncul

Ketika popup iklan yang mencurigakan mulai sering muncul pada tampilan PC atau laptop anda, waspadalah. Ini adalah tanda bahwa perangkat anda diserang malware. Pembuat malware biasanya menyerang dengan menampilkan berbagai popup iklan yang mengarahkan ke website-website berbahaya.

Sering Terjadi Redirect

Salah satu tujuan dari dibuatnya malware adalah mengarahkan anda untuk membuka website-website yang diinginkan oleh pembuat malware. Mreka biasanya akan mengarahkan Anda ke website yang mereka inginkan melalui redirect.

Ketika anda mulai sering mendapatkan redirect ke website-website mencurigakan, waspadalah. Apalagi kalau anda hanya mencoba mengakses google atau website yang sudah biasa anda akses, namun terjadi redirect ke website yang mencurigakan. Bahkan website ini terkadang dirancang sangat mirip dengan website asli yang ingin anda tuju.

Sering Muncul Notifikasi Berbahaya

Apabila anda tiba-tiba sering mendapatkan notifikasi bahwa PC ataupun laptop anda terjangkit virus, jangan langsung percaya. Terkadang ini merupakan salah satu modus lain yang biasa digunakan pembuat malware, yaitu dengan menakut-nakuti korban.

Periksa kembali apakah notifikasi tersebut datang dari website yang mencurigakan atau tidak. Kalau notifikasinya terkesan memaksa anda untuk mengunduh software apapun itu, biasanya ini adalah malware.

Munculnya Postingan Misterius di Media Sosial

Ketika anda menemukan – atau mendapat informasi dari orang lain – bahwa ada postingan yang berbeda dari biasanya muncul di media sosial anda, kemungkinan besar PC atau laptop anda terserang malware.

Tools Default Sistem Tidak Dapat Digunakan

Apabila anda tiba-tiba tidak bisa menggunakan tools default dari sistem – seperti Task Manager atau Registry Editor –, anda harus waspada. Malfungsi tools default sistem ini sebenarnya merupakan tanda self-defense terhadap malware.

Cara Menghilangkan Malware Dengan Mudah

Membuat BackUp File

Sebelum memulai proses, anda harus memastikan semua data yang anda simpan di PC dan laptop telah terback up. Gunakan cloud ataupun external harddisc untuk menyimpan data-data tersebut.

Putuskan Koneksi

Setelah melakukan backup data, putuskan koneksi internet pada PC ataupun laptop anda. Hal ini sangat penting dilakukan untuk menghindari terjadinya transmisi dari PC maupun laptop kita ke pihak lain melalui koneksi tersebut.

Selain itu, sebagian besar malware menyerang melalui koneksi internet. Memutuskan koneksi adalah langkah terbaik yag harus dilakukan sebelum terjadi kerusakan yang semakin besar.

Menjalankan Safe Mode

Windows menyediakan Safe Mode sebagai salah satu pilihan yang harus digunakan ketika anda akan memperbaiki kerusakan yang terjadi pada PC ataupun laptop anda, termasuk kerusakan akibat serangan malware. Berikut langkah yang harus dilakukan untuk masuk ke Safe Mode :

  • Restart PC atau laptop
  • Tekan F8 di keyboard
  • Muncul pilihan Safe Mode, yaitu Safe Mode (tanpa jaringan internet), Safe Mode with Networking (dengan jaringan internet), dan Safe Mode with Command Prompt.
  • Pilih Safe Mode

Menghapus Temporary Files

Sebelum masuk ke langkah selanjutnya – yaitu melakukan scanning secara menyeluruh –, anda harus terlebih dahulu menghapus temporary files yang ada pada PC ataupun laptop anda. Hal ini perlu dilakukan untuk mempercepat proses scanning, mengurangi penggunaan cpace, dan bahkan menghapus beberapa file malware.

Apabila anda menggunakan Windows 10, mulailah menghapus temporary files dengan fitur Disk Cleanup. Caranya mudah : ketik Disk Cleanup di search bar, kemudian pilih drive mana yang ingin anda bersihkan.

Scan PC atau Laptop Dengan Perangkat Anti Malware

Langsung lakukan scan perangkat secara menyeluruh dengan software anti virus atau anti malware yang telah terpasang pada PC ataupun laptop anda. Proses ini biasanya memakan waktu mulai dari 15 menit hingga 1 jam.

Anda cukup menunggu hingga semua proses scanning selesai, dan software antivirus ataupun anti malware tesebut akan secara otomatis menghapus virus dan malware yang ditemukan

Menggunakan Windows Defender

Apabila anda belum memiliki serta menginstall software anti malware di laptop ataupun PC, jangan khawtir. perangkatnya. Windows sudah menyediakan software anti malware bawaan, yaitu Windows Defender.

Untuk membuka Windows Defender, klik Settings > Update & Security > Windows Defender. Atau anda juga bisa langsung mengetik Windows Defender di search bar. Setelah itu, pilih Open Windows Defender Security Center > Virus & threat protection > Advanced Scan.

Menghapus Program Tidak Dikenal

Setelah proses scanning dan penghapusan malware selesai, mulai memeriksa PC atau laptop anda dengan seksama. Lihat apakah ada file, software, ataupun program mencurigakan yang tidak anda ketahui sebelumnya.

Untuk mengeceknya, anda tinggal membuka File Explorer lalu klik This PC > Computer > Uninstall or change a program. Atau, anda juga bisa membukanya melalui Windows Settings > Apps.
Cek semuanya satu persatu. Apabila ada file yang tidak dikenal, langsung hapus. Dan apabila ada program yang tidak dikenal, langsung lakukan uninstall.

Melakukan Reset Browser

Seperti dibahas sebelumnya, malware seringkali menyerang ketika kita mendownload sesuati dari browser. Oleh karena itu, anda harus melakukan reset browser untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.

Cara Menghilangkan Malware Browser

Saya akan membahas cara menghilangkan malware di tiga browser yang paling sering digunakan.

Google Chrome

  1. Buka aplikasi Chrome
  2. Klik Settings
  3. Scroll hingga bawah
  4. Klik tulisan Advanced
  5. Cari dan temukan bagian Reset and clean up
  6. Klik Clean up computer
  7. Klik tombol Find
  8. Tunggu Chrome mendeteksi software berbahaya
  9. Jika ditemukan software berbahaya, klik Remove untuk menghapusnya. Pada bagian ini, anda mungkin akan diminta merestart ulang PC ataupun laptop yang anda gunakan.

Apabila anda masih belum yakin bahwa malware tersebut telah hilang, anda juga bisa mereset browser kembali ke default setting melalui langkah berikut :

  1. Buka aplikasi Chrome
  2. Klik Settings
  3. Scroll halaman hingga paling bawah
  4. Klik tulisan Advanced
  5. Cari dan temukan bagian Reset and clean up
  6. Klik Restore settings to their original defaults
  7. Klik Reset settings

Mozilla Firefox

Berikut cara menghilangkan malware di Mozilla Firefox dengan bisa diikuti dengan mudah :

  1. Buka aplikasi Mozilla Firefox
  2. Klik menu Help
  3. Klik Troubleshooting Information
  4. Klik Refresh Firefox
  5. Klik lagi tombol Refresh Firefox pada jendela konfirmasi
  6. Tunggu sebentar dan klik Finish

Microsoft Edge

Berikut adalah cara menghilangkan malware di Microsoft Edge:

  1. Klik tombol Start pada taskbar komputer atau laptop
  2. Klik Apps and Features
  3. Cari Microsoft Edge dan klik Advanced options
  4. Klik Reset

Tips Mencegah Malware

Setelah memahami pengertian dan ciri-ciri malware serta bagaimana mengatasinya, anda juga harus paham bagaimana mencega PC ataupun laptop anda kembali diserang malware. Berikut adalah beberapa hal yang bisa anda lakukan :

Selalu Melakukan Update OS

Meskipun tampak sederhana, melakukan update serta menggunakan OS versi terbaru bisa membantu anda untuk terhindar dari malware. OS versi terbaru merupakan perbaikan dari versi-versi sebelumnya, termasuk perbaikan dari sisi keamanan.

Menggunakan OS terbaru bisa membantu anda meningkatkan sistem keamanan pada PC ataupun laptop anda.

Melakukan Scanning PC atau Laptop Secara Rutin

Malware bisa menyusup kapan saja, dan keberadaannya selalu tersembunyi sehingga susah terdeteksi oleh sistem. Oleh karena itu, anda perlu melakukan scanning secara rutin untuk memastikan apakah PC ataupun laptop anda berada dalam kondisi aman dan tidak ada hal yang mencurigakan.

Menghindari Penggunaan Wi-Fi Gratis Tanpa Password

Jangan mudah tertarik dengan ketersediaan Wi-Fi gratis. Meski Wi-Fi gratis tanpa password belakangan semakin mudah ditemukan di tempat umum, anda harus tetap waspada karena anda tidak tahu siapa yang menyediakan Wi-Fi tersebut dan apa resikonya.

Kalau anda terpaksa menggunakannya, jangan pernah membuka akun-akun pribadi seperti email, media sosial, mobile banking, dan sejenisnya. Hal ini harus diingat untuk menghindari terjadinya pencurian data.

Selalu Membuat BackUp File

Untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, anda harus selalu memiliki backup file. Pastikan anda menyimpan data anda secara teratur – bisa menggunakan cloud ataupun external harddisc – untuk menghindari terjadinya kehilangan data saat PC ataupun laptop anda mendadak terserang malware.

Meningkatkan Kerumitan Password dan Menggantinya Secara Berkala

Sebagai salah satu lapisan keamanan utama, anda harus memiliki password yang unik dan tidak mudah ditebak pada semua akun dan perangkat yang anda miliki. Jangan gunakan password yang sama, dan jangan menggunakan data pribadi agar hacker atau pembuat malware tidak dapat membobolnya dengan mudah.

Baca Juga: Perbedaan Microsoft Word 2013 dan 2016

Semoga tulisan cara menghilangkan malware ini bisa membantu anda dalam menghilangkan virus yang menggangu pada laptop ataupun PC anda. Namun kalau anda belum menerapkannya karena perangkat anda masih berada dalam kondisi aman, pastikan anda mengikuti langkah-langkah yang dibahas dalam tipsa menghindari malware sehingga anda bisa mencegahnya sedari awal.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.