Contoh Interview Kerja Bahasa Inggris

Di zaman sekarang, kebutuhan akan karyawan yang mampu berbahasa Inggris sangat tinggi. Perusahaan pun berlomba-lomba untuk mencari kandidat karyawan yang menguasai bahasa asing.

Walaupun sedari sekolah dasar kita sudah mendapat pelajaran bahasa Inggris, tetapi biasanya karena kurang latihan ditambah rasa gugup, mulut rasanya tak mampu menjawab pertanyaan interview bahasa Inggris yang diajukan pewawancara saat wawancara kerja di perusahaan.

Nah, untuk itulah kali ini kami akan memberikan contoh interview kerja bahasa Inggris yang pasti akan berguna saat anda harus menghadapi wawancara kerja.

Baca Juga: Contoh Daftar Riwayat Hidup

Mari kita simak baik-baik beberapa contoh interview bahasa Inggris berikut ini.

Contoh Interview Kerja Bahasa Inggris 1

HR Manager : Hello, good morning. Please, have a seat. (Halo, selamat pagi….Silakan duduk.)

Diana : Thank you, Sir. (Terima kasih, Pak.)

HR Manager : Okay Diana….it’s Diana….right?. (Halo Diana…betul ya, nama anda Diana?)

Diana : That is correct, Sir. (Iya, betul Pak.)

HR Manager : Alright Diana, thank you for coming this morning. Now, before we start this interview, could you please tell me about yourself?. (Baik Diana, terima kasih sudah datang pagi ini. Nah, sebelum kita mulai wawancaranya, boleh diceritakan sedikit tentang diri anda?)

Diana : Thank you for the opportunity, sir. My name is Diana Andriani, I’m 26 years old. I graduated from Widyatama University, majoring in Accounting, 3 years ago. I worked as an accounting staff at Persimmon Corp for 3 years. (Terima kasih juga atas kesempatan yang diberikan, pak. Nama saya Diana Andriani, usia saya 23 tahun. Saya lulus dari Universitas Widyatama jurusan Akuntansi 3 tahun lalu. Saya sempat bekerja sebagai staf akunting di Persimmon Corp selama 3 tahun.)

HR Manager : What made you decide to quit from Persimmon Corp?. (Apa yang menyebabkan anda memutuskan untuk keluar dari Persimmon Corp?)

Diana : I want to further my career in Accounting, and didn’t get the chance to do that at my previous company. (Saya ingin memajukan karier saya di bidang Akuntansi, dan hal tersebut tidak bisa saya dapatkan di perusahaan yang lama.)

HR Manager : Hmm…I see. Then why do you want to work at our company? Didn’t you worry that you’ll have to deal with the same barrier as before?. (Hmm…begitu ya. Lalu kenapa anda ingin bekerja di perusahaan kami? Apakah anda tidak khawatir harus menghadapi rintangan yang sama seperti sebelumnya?)

Diana : Well, I know that this is a multinational company, so I’m pretty sure it’ll provide more opportunities for me to develop myself. Besides, I am also very interested in working in your company, because of its amazing reputation, Sir. (Saya tahu bahwa perusahaan ini adalah perusahaan multinasional, jadi saya cukup yakin bahwa hal itu akan memberikan lebih banyak peluang bagi saya untuk mengembangkan diri. Di samping itu, saya juga sangat tertarik bekerja di perusahaan anda, karena reputasinya yang mengagumkan, Pak)

HR Manager : “May I know why did you choose a career in accounting?” (Boleh saya tahu, mengapa anda memilih berkarier di bidang akuntansi?)

Diana : “Besides being in line with my educational qualifications, it has been my long time dream to work in this field, and I’m also very comfortable juggling with numbers.” (Selain memang sesuai dengan kualifikasi pendidikan saya, sudah menjadi impian saya sejak lama untuk bisa berkecimpung di bidang Akuntansi, dan saya sangat menikmati bekerja dengan angka-angka.)

HR Manager : “Then, what do you expect if you can be accepted working at this company?” (Lalu, apa yang anda harapkan bila nanti dapat diterima di perusahaan ini?)

Diana : “I want to take on more responsibility. Considering my 3 years experience in Accounting, this job would be a natural progression“. (Saya ingin memiliki lebih banyak tanggung jawab. Mengingat pengalaman saya selama 3 tahun di bidang Akuntansi, posisi yang saya ambil nanti akan menjadi kemajuan yang sudah sewajarnya terjadi.)

HR Manager : “What tasks that you used to do at the your previous company” .(Apa saja tugas-tugas yang biasa anda kerjakan di perusahaan sebelumnya?)

Diana : “I used to perform a variety of duties such as maintaining the general ledger, reviewing financial statements, preparing financial reports, assisting with audits and budgeting processes, and reconciling accounts.” (Saya biasa melakukan berbagai tugas, seperti mengurus buku besar, meninjau laporan keuangan, menyiapkan laporan keuangan, membantu proses audit dan penganggaran, serta melakukan penyesuaian akun.)

HR Manager : “This Accounting Manager position that you choose will also require many out of town duty, or even abroad. Are you ready to travel often like that?” (Posisi yang anda pilih, yaitu Manager Akunting, akan menuntut banyak dinas ke luar kota, bahkan ke luar negeri. Apakah anda sudah siap sering bepergian seperti itu?)

Diana : “Yes, I’m ready sir. Even at my previous job, I used to do out of town duty. When needed, I will always be ready to do it” (Ya, siap Pak. Di pekerjaan sebelumnya pun saya sudah terbiasa melakukan dinas luar kota. Jika memang itu merupakan tuntutan pekerjaan, saya pasti akan selalu siap melakukannya.)

HR Manager : “If later you are accepted as the new Accounting Manager, what changes do you want to make at accounting division?”. (Bila nanti anda diterima sebagai manajer Akunting yang baru, perubahan apa yang ingin anda lakukan pada divisi akunting perusahaan ini?)

Diana : “Before taking any action, of course I must study and analyze how this department runs. Then, I could decide what steps to take. Which system must be maintained, and which one must be changed.” (Sebelum melakukan tindakan apapun, tentu saya harus mempelajari bagaimana departemen ini beroperasi. Setelah itu, baru saya akan tahu langkah apa yang harus dilakukan. Mana sistem yang harus dipertahankan, dan mana yang harus diubah.)

HR Manager : “Okay then. That’s all for now. Thank you for coming. We will contact you within two weeks to announce the results.” (Baik kalau begitu. Sekian saja wawancara kita kali ini. Terima kasih atas kehadirannya. Kami akan menghubungi anda dalam waktu dua minggu untuk mengumumkan hasilnya.)

Diana : “Alright, thank you sir, good morning.” (Baik, terima kasih Pak, selamat pagi.)

Contoh Interview Kerja Bahasa Inggris 2

HR Manager : “Hello, Miss Laras, how do you do? Please have a seat” (Halo, Mbak Laras, apa kabar? Silakan duduk.)

Laras : “Thank you.” (Terima kasih.)

HR Manager : “Okay Miss Laras plaese tell me about yourself?” (Baik Mbak Laras, boleh cerita tentang diri anda?)

Laras : “Very well, Sir. My name is Larasati. I’m 29 years old, and I’ve been working as a graphic designer for 8 years.” (Baik Pak. Nama saya Larasati. Saya berusia 29 tahun, dan telah bekerja sebagai desainer grafis selama 8 tahun.)

HR Manager : “How did you hear about this position?” (Bagaimana anda bisa mendengar tentang posisi ini?)

Laras : “I read about it on the newspaper, Sir” (Saya membaca iklannya di surat kabar, Pak.)

HR Manager : “Why do you want to work at this company?” (Kenapa anda ingin bekerja di perusahaan kami?)

Laras : “I think your company is a perfect place to develop my skill. Also, I believe that I can contribute to this company.” (Menurut saya, perusahaan Bapak adalah tempat yang tepat untuk mengembangkan kemampuan saya. Saya juga berpendapat bahwa saya bisa berkontribusi untuk perusahaan ini.)

HR Manager : “Why did you choose to become a graphic designer?” (Apa yang menyebabkan anda dulu memilih profesi menjadi seorang Desainer Grafis?)

Laras : “I always loved images and visuals. Realizing my passion in this field, then I decided to pursue this career and being a graphic designer.” (Sejak dulu, saya selalu menyukai gambar dan visual. Menyadari passion saya di bidang ini, saya lalu memutuskan untuk menempuh karier ini dan menjadi desainer grafis.)

HR Manager : “Do you prefer to work alone or in a team?” (Apakah anda lebih suka bekerja sendiri atau bersama dengan tim?)

Laras : “I don’t have preference, Sir. I’m fine with both option“ (Saya tidak memilih yang manapun, Pak. Saya sih bisa bekerja baik sendirian maupun dengan tim.)

HR Manager : “What is your greatest strength?” (Apa sih kekuatan terbesar anda?)

Laras : “In my opinion, my greatest strength is being persistent. I won’t stop before completing a job, even if it is a hard thing to do. I also really like challenges. I like to try to create new designs and become a trendsetter.” (Menurut saya, kekuatan terbesar saya adalah tidak pantang menyerah. Saya tidak akan berhenti sebelum menyelesaikan suatu pekerjaan, walaupun pekerjaan itu sulit untuk diakukan. Saya juga sangat menyukai tantangan. Saya senang mencoba-coba menciptakan desain baru dan menjadi trendsetter.)

HR Manager : “What do you think is your biggest weakness?” (Menurut anda, apa kelemahan terbesar anda?)

Laras : “My biggest weakness is being too perfectionist. Sometimes it is very tiring to be a perfectionist, because I feel that I have to be perfect all the time.” (Kelemahan terbesar saya adalah terlalu perfeksionis. Terkadang sangat melelahkan menjadi perfeksionis, karena saya merasa harus selalu sempurna sepanjang waktu.)

HR Manager : “How do you usually spend your day off?” (Biasanya apa kegiatan anda di waktu luang?)

Laras : “I really like reading and gardening, or other activities that have nothing to do with graphic design.” (Saya sangat suka membaca dan berkebun, atau kegiatan lainnya yang sama sekali tak berhubungan dengan desain grafis.)

HR Manager : “Can you handle tight deadline well?” (Apakah anda bisa menghadapi deadline yang ketat dengan baik?)

Laras : “Yes, sir. I am very used to working under pressure and deadlines.” (Bisa, Pak. Saya sudah sangat terbiasa bekerja di bawah tekanan dan deadline.)

HR Manager : “Do you have any question regarding this company or the position you’ve applied for?” (Apa ada pertanyaan yang ingin anda tanyakan mengenai perusahaan ini dan posisi yang anda lamar?)

Laras : “If I am accepted, will I go through a trial period before being accepted as a permanent employee?” (Bila saya diterima, apakah saya akan melalui masa percobaan dulu sebelum diterima menjadi pegawai tetap?)

HR Manager : “That’s right. You’ll have 3 months trial period, first. Any more questions?” (Iya, betul sekali. Anda akan melewati masa percobaan dulu selama 3 bulan. Ada pertanyaan lagi?)

Laras : “No, Sir.” (Tidak, Pak.)

HR Manager : “Alright then. Thank you for coming. We’ll announce the result next week.” (Baiklah kalau begitu. Terima kasih sudah datang,. Kami akan mengumumkan hasilnya minggu depan.)

Laras : “Very well, thank you, Sir.” (Baiklah, terima kasih Pak)

Contoh Interview Kerja Bahasa Inggris 3

HR Manager : “Hello, Good Afternoon. Please, have a seat.” (Halo, selamat sore….Silakan duduk.)

Astrid : “Thank you.” (Terima kasih.)

HR Manager : “Alright Astrid, let’s begin this interview, shall we?” (Okay Astrid, mari kita mulai saja wawancaranya, ya?)

Astrid : “Alright, Sir.” (Baik, Pak.)

HR Manager : “So, you applied for the Event Coordinator position. Have you ever been leading a project before?” (Okay, jadi anda melamar untuk posisi Koordinator Event. Sebelumnya sudah pernah memimpin proyek?)

Astrid : “Yes, sir. I am in charge of leading several projects in NGOs, all of which relate to counseling poor people in remote areas.” (Sudah, Pak. Saya bertugas memimpin beberapa proyek di NGO , yang semuanya berhubungan dengan penyuluhan terhadap warga miskin di daerah terpencil)

HR Manager : “Do you think you’re a good leader?” (Apakah menurut anda, Anda adalah seorang pemimpin yang baik?)

Astrid : “It is rather difficult to answer, because such an assessment can only be given by others. But all this time I always tried to carry out my duties well. I understand that in leading a group, it is impossible to please all parties, so there must be those who feel dissatisfied with the decision I made. But I always make decisions based on valid data that I get.” (Agak susah menjawabnya, karena penilaian seperti itu hanya bisa diberikan oleh orang lain. Tetapi selama ini saya selalu berusaha menjalankan tugas dengan baik. Saya sangat mengerti dalam memimpin sebuah kelompok, tidak mungkin untuk menyenangkan semua pihak, jadi pasti ada pihak yang merasa tidak puas dengan keputusan yang saya ambil. Tapi saya selalu mengambil keputusan berdasarkan data-data valid yang saya peroleh.)

HR Manager : “How well did you cope with stressful situation anda tight deadline?” (Bagaimana anda menghadapi situasi yang penuh tekanan dan deadline yang ketat?)

Astrid : “Personally, I have no problem working under tight pressure and deadlines. Even so, I understand that not everyone can be like me, because everyone has their respective capacities in dealing with pressure. Therefore, in such situations I always communicate with my subordinates so that they don’t experience stress due to difficult situations.” (Secara pribadi, saya tak memiliki masalah bekerja di bawah tekanan dan deadline yang ketat. Meskipun begitu, saya paham tidak semua orang bisa seperti saya, karena setiap orang punya kapasitasnya masing-masing dalam menghadapi tekanan. Oleh karena itu, dalam situasi seperti itu saya selalu berkomunikasi dengan anak buah agar mereka tak mengalami stres akibat situasi yang sulit.)

HR Manager : “What kind of work environment motivates you the best?” (Suasana kerja seperti apa sih yang palling memotivasi anda?)

Astrid : “I like working in an atmosphere where everyone is free to express their opinions. In my opinion, good communication is needed in any field of work. Effective communication is an important key so that the work atmosphere can be comfortable and conducive. Everyone must feel comfortable in expressing their opinions, suggestions and points of view.” (Saya paling suka bekerja di suasana di mana setiap orang bebas mengungkapkan pendapatnya. Menurut saya, komunikasi yang baik sangat diperlukan dalam bidang pekerjaan apapun. Jadi, komuniasi yang efektif adalah kunci penting agar suasana kerja bisa nyaman dan kondusif. Setiap orang harus dibuat merasa nyaman dalam mengeluarkan pendapat, saran, dan sudut pandang mereka.)

HR Manager : “How do you usually spend your day off?” (Bagaimana biasanya anda menghabiskan waktu luang anda?)

Astrid : “I usually do charity activities by visiting orphanages.” (Saya biasanya melakukan kegiatan amal dengan mengunjungi panti asuhan.)

HR Manager : “Do you like to socialize with coworker off work?” (Apakah anda suka bersosialisasi dengan rekan kerja di luar jam kantor?)

Astrid : “Yes, of course. In my opinion, spending time with coworkers outside office hours brings a positive effect because it can help bring the team closer. Especially if there are new members in the team. Usually it takes longer to get members closer. But by socializing in a relaxed atmosphere, usually the barrier will dissolve by itself.” (Iya, tentu saja. Menurut saya, menghabiskan waktu dengan rekan kerja di luar jam kantor membawa eek positif karena bisa membantu membuat tim menjadi lebih dekat. Apalagi bila terdapat anggota baru dalam tim. Biasanya dibutuhkan waktu yang lebih lama untuk mendekatkan anggot. Tetapi dengan bersosialisasi dalam suasana santai, biasanya penghalang itu akan lebur dengan sendirinya.)

HR Manager : “Do you think you’re a good team player?” (Apakah menurut anda, Anda bisa bekerja sama dalam tim dengan baik?)

Astrid : “In my opinion, yes. I always try to listen to everyone’s opinion in the group. Although it is not possible to do all the ideas that they say, but I always make sure everyone feels their existence is important and contributes to the work. I always try to avoid on making group members feeling excluded, because this is very dangerous for group dynamics and also could be threatening work quality.” (Menurut saya, iya. Saya selalu berusaha mendengarkan pendapat setiap orang di dalam kelompok. Meskipun tak mungkin melakukan semua ide-ide yang dikemukakan oleh mereka, tapi saya sealu memastikan setiap orang merasa keberadaannya penting dan berkontribusi terhadap pekerjaan. Saya selalu berusaha agar jangan sampai ada anggota kelompok yang merasa tersisihkan, karena hal ini sangat berbahaya bagi dinamika kelompok dan mengancam kualitas pekerjaan yang dihasilkan.)

HR Manager : “What do you think the best thing about being an event coordinator?” (Menurut anda, hal apa sih yang paling menyenangkan menjadi seorang Koordinator event?)

Astrid : “The most fun thing from this profession is being able to meet people with a variety of characters. I learned how to deal with them all. Plus, many unexpected things can happen at the events. I always feel I have learned many things when the event is finished and runs well.” (Hal yang paling menyenangkan dari profesi ini adalah bisa bertemu dengan orang banyak dengan berbagai macam karakternya. Saya jadi bisa belajar bagaimana menghadapi itu semua. Ditambah lagi, banyak hal-hal yang tak terduga bisa terjadi saat acara sedang berlangsung. Saya selalu merasa telah belajar banyak hal saat event yang saya pimpin selesai dan berlangsung dengan baik.)

HR Manager : “Okay then. That’s all for now. Thank you for coming. We will contact you within a week to announce the results.” (Baik kalau begitu. Sekian saja wawancara kita kali ini. Terima kasih atas kehadirannya. Kami akan menghubungi anda dalam waktu satu minggu untuk mengumumkan hasilnya.)

Astrid : “Thank you sir, good Afternoon.” (Terima kasih Pak, selamat pagi.)

Itu tadi 3 contoh interview kerja bahasa Inggris dan artinya yang biasanya terjadi saat wawancara kerja. Semoga contoh pertanyaan interview bahasa Inggris tersebut bisa membantu anda dalam menghadapi wawancara kerja ya.

Baca Juga: Contoh Surat Pengunduran Diri

Jangan lupa untuk terus berlatih, agar jawaban anda bisa keluar dengan natural dari mulut anda. Semoga wawancara kerja anda berjalan dengan lancar!

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.