Pengertian Jaringan Komputer

Anda mungkin sering mendengar istilah Local Area Network (LAN) dan internet, atau sering menggunakan kedua istilah itu dalam percakapan sehari-hari. Namun apakah anda memahami apakah sebenarnya LAN dan internet? Anda mungkin bisa menjawab dengan lantang : LAN dan internet adalah jaringan komputer!

Nah pertanyaan selanjutnya, tahukan anda bahwa jenis jaringan komputer sangatlah luas, tidak terbatas pada LAN dan internet saja? Tahukan anda perbedaannya masing-masing? Atau kekuatan dan kelemahan yang dimiliki?

Artikel ini akan membahas jaringan komputer secara detail. Mulai dari pengertian, jenis, topologi, dan segala hal yang perlu anda ketahui terkait jaringan komputer.

Pengertian Jaringan Komputer Menurut Para Ahli

Beberapa sumber memiliki pengertian jaringan komputer dan pemahaman yang sedikit berbeda mengenai jaringan komputer adalah, meski pada dasarnya mereka mencoba mendeskripsikan sesuatu hal yang sama.

Izaas el Said – Pakar Jaringan Komputer

Jaringan komputer adalah sebuah sistem di mana ada beberapa komputer yang terhubung untuk berbagi informasi dan sumber daya.

Madcoms

Jaringan komputer adalah kumpulan dari beberapa komputer serta peralatan penunjang lainnya yang terhubung dalam satu kesatuan dan saling terkoneksi.

Melwin Syafrizal – AMIKOM Yogyakarta

Jaringan komputer adalah himpunan “interkoneksi” antara 2 komputer autonomous atau lebih yang terhubung dengan media transmisi kabel ataupun tanpa kabel (wireless).

Techi Wire House

Jaringan komputer adalah kumpulan dua atau lebih komputer yang saling terhubung.

Wikipedia

Jaringan komputer adalah sebuah kumpulan dari beberapa komputer yang terhubung secara elektronik.

Ensiklopedia

Jaringan komputer adalah sebuah sistem yang terdiri atas beberapa komputer yang didesain agar dapat berbagi sumber daya, berkomunikasi, dan dapat mengakses informasi secara bersama.

Dari beberapa pengertian di atas, bisa diambil kesimpulan bahwa jaringan komputer adalah dua atau lebih komputer yang terhubung satu sama lain dan digunakan untuk berbagi data, dan dibangun dengan menggunakan kombinasi antara hardware dan software.

Dalam membentuk sebuah jaringan komputer, switch dan router akan menggunakan berbagai protokol dan algoritma untuk bertukar informasi serta membawa data hingga ke titik akhir yang dituju.

Setiap titik akhir (host) dalam jaringan memiliki pengenal unik. Pengenal ini bisa berupa IP address ataupun MAC (Media Access Control). Keduanya digunakan untuk menunjukkan sumber ataupun tujuan transmisi. Endpointnya sendiri bisa mencakup komputer pribadi, telepon, server, ataupun berbagai jenis lainnya.

Baca Juga: Apa yang Dimaksud dengan Server

Jaringan komputer bisa menggunakan dua teknologi yaitu dengan menggunakan kabel maupun wireless, atau bahkan gabungan dari keduanya. Penggunaan kabel yang disarankan adalah optical fiber, coaxial cable, atau kabel tembaga. Sementara jalur jaringan wireless biasanya digunakan untuk menghubungkan jaringan ke titik akhir seperti radio siaran, radio seluler, microwave, dan satelit.

Pada titik akhir, jaringan bisa disetting private maupun publil. Jaringan private biasanya mengharuskan user memasukkan semacam password untuk mengakses jaringan. Akses/ password ini diberikan secara manual oleh administrator jaringan. Sebaliknya, jaringan publik seperti internet tidak dibatasi aksesnya.

Manfaat Jaringan Komputer

Jaringan komputer memiliki peran, fungsi, dan manfaat yang sangat besar dalam mempermudah banyak hal. Manfaat jaringan komputer yang bisa dan biasanya kita rasakan antara lain :

  1. Jaringan komputer memungkinkan terjadinya sharing resource (data, program, peripheral komputer)
  2. Jaringan komputer merupakan media – bahkan multimedia – komunikasi yang efektif
  3. Jaringan komputer memungkinkan manajemen sumber daya dikelola dengan lebih efisien
  4. Jaringan komputer memungkinkan penyampaian lebih terpadu
  5. Jaringan komputer memungkinkan kelompok kerja untuk bisa berkomunikasi dengan lebih efisien
  6. Jaringan komputer menjamin keamanan data dengan menerapkan hak akses
  7. Jaringan komputer membantu menghemat biaya pengembangan dan pemeliharaan
  8. Jaringan komputer membantu mempertahankan informasi agar tetap handal dan up to date

Jenis-jenis Jaringan Komputer

Tiga jenis jaringan komputer yang paling sering kita gunakan sehari-hari biasanya adalah LAN, Internet, dan VPN. Namun sebenarnya masih ada beberapa jenis jaringan lagi yang seringkali digunakan oleh orang-orang dengan profesi tertentu. terkait jaringan komputer

Jenis jaringan sendiri dibedakan berdasarkan pengelompokannya :

Berdasarkan Pola Pengoperasian

  • Jaringan Client – Server, adalah hubungan jaringan yang menggunakan prinsip pelayanan dan yang dilayani
  • Jaringan Peer to Peer, adalah kumpulan beberapa komputer (biasanya tidak banyak) yang terhubung dalam sebuah jaringan untuk melakukan koneksi, berbagi data, serta menggunakan sumber daya / resources komputer lain seolah komputer sendiri

Berdasarkan Jangkauan

  • Local Area Network (LAN), adalah jaringan komputer yang hanya mencakup wilayah kecil seperti kampus, gedung, kantor, rumah, ataupun sekolah
  • Metropolitan Area Network (MAN), adalah gabungan beberapa LAN yang memiliki jangkauan antara 10 – 50 km. MAN cocok digunakan sebagai jaringan antar kantor dalam satu kota, atau antara kantor cabang dengan kantor pusat yang masih berada dalam jangkauannya
  • Wide Area Network (WAN), adalah jaringan komputer dengan cakupan area yang besar seperti antar wilayah, kota, bahkan Negara. WAN membutuhkan router dan saluran komunikasi public
  • Internet, adalah jaringan komputer yang global dan mendunia yang memungkinkan terjadinya komunikasi dan transfer data dapat dilakukan dengan lebih mudah

Berdasarkan Media Transmisi

Wire Network

Wire Network adalah jaringan yang menggunakan kabel sebagai media penghantar untuk mengangkut informasi dan data. Beberapa pilihan kabel yang dapat digunakan antara lain kabel coaxial, kabel twisted pair (TP), dan kabel fiber optic.

Wireless / Tanpa Kabel

Wireless / Tanpa Kabel adalah jenis jaringan komputer yang tidak menggunakan kabel dalam proses transmisi datanya. Biasa difungsikan dalam jaringan LAN, MAN, maupun WAN, jenis jaringan ini menggunakan gelombang radio, inframerah, bluetooth, dan microwave yang sangat cocok digunakan untuk kebutuhan dengan mobilitas tinggi.

Selain itu, masih ada beberapa istilah lagi yang seringkali digunakan seperti :

Person Area Network (PAN)

Person Area Network (PAN) tidak jauh berbeda dengan LAN yang cakupan wilayahnya kecil. Biasanya digunakan untuk berbagi resources seperti internet dan printer

Campus Area Network (CAN)

Campus Area Network (CAN) mirip MAN namun terbatas pada universitas ataupun akademi. CAN biasanya digunakan untuk keperluan pendidikan seperti informasi pembagian kelas, praktik lab, email, ujian, pemberitahuan, dan lain lain

Virtual Private Network (VPN)

Virtual Private Network (VPN) adalah sebuah solusi untuk menyediakan koneksi internet yang aman. Biasanya digunakan dalam perusahan yang memiliki lokasi berbeda, tujuannya adalah menghubungkan beberapa kantor perwakilan yang dimiliki agar bisa melakukan transmisi data melalui jalur internet yang aman

Topologi Jaringan Komputer

Topologi memiliki pengertian sebagai sebuah bentuk atau struktur virtual. Dalam jaringan komputer, topologi mengacu pada tata letak perangkat yang terhubung.

Topologi jaringan dikategorikan ke dalam tipe dasar berikut:

Topologi Bus (bis)

Jaringan bus menggunakan kabel sebagai tulang punggungnya, berfungsi sebagai media komunikasi. Perangkat yang ingin berkomunikasi dengan perangkat lain di jaringan tersebut akan mengirimkan pesan siaran melalui kabel yang terhubung ke kedua perangkat. Namun hanya penerima yang ditujulah yang benar-benar menerima dan memproses pesan tersebut.

Topologi Bus merupakan jenis topologi yang cukup murah karena hanya menggunakan kabel, konektor, dan terminator untuk membangun sebuah jaringan local.

Kelebihan Topologi Bus (bis)

  • Hemat kabel
  • Layout kabel sederhana
  • Jika salah satu computer mati, maka tidak mengganggu computer lain
  • Mudah dikembangkan

Kekurangan Topologi Bus (bis)

  • Deteksi kesalahannya sangat kecil
  • Lalu lintasnya yang padat, seringkali terjadi tabrakan antara file data yang dikirim
  • Apabila ada salah satu client rusak atau mengalami gangguan pada kabel, maka jaringan akan rusak

Topologi Ring

Topologi ring merupakan salah satu jenis topologi kuno, namun cukup efektif diterapkan sebagai jaringan lokal untuk computer yang jumlahnya sedikit. Topologi ini memungkinkan sebuah paket data atau informasi diakses oleh komputer client dalam sebuah siklus ring tertentu.

Jadi, suatu informasi baru bisa diakses oleh client nomor 4, setelah diakses oleh client nomor 1, 2, dan juga 3 terlebih dahulu.

Kelebihan Topologi Ring

  • Hemat kabel, biayanya pun cukup murah
  • Terbebas dari tabrakan file data yang dikirim karena data mengalir dalam satu arah, bisa searah ataupun berlawanan dengan arah jarum jam
  • Mudah dibangun
  • Semua computer memiliki status yang sama

Kekurangan Topologi Ring

  • Peka terhadap kesalahan.
  • Apabila salah satu kabel terputus, maka semua computer tidak dapat digunakan

Topologi Star

Topologi star merupakan jenis topologi yang banyak digunakan pada jaringan local, memiliki titik koneksi pusat yang disebut ‘hub node’ yang dapat berupa hub jaringan, switch, ataupun router.
Topologi ini memungkinkan satu server melayani lebih dari dua komputer client secara bersamaan.

Kelebihan Topologi Star

  • Fleksibilitas tinggi
  • Penambahan / perubahan computer bisa dilakukan dengan sangat mudah tanpa mengganggu bagian jaringan lain
  • Kontrol yang terpusat, sehingga memudahkan dalam pengelolaan jaringan
  • Kemudahan mendeteksi atapun mengisolasi terjadinya kesalahan dan kerusakan
  • Apabila terjadi kerusakan pada salah satu komputer, maka tidak akan mempengaruhi komputer lainnya

Kekurangan Topologi Star

  • Memerlukan penanganan khusus
  • Apabila terjadi kerusakan pada komputer pusat, maka komputer lain juga akan rusak

Topologi Tree

Topologi tree memungkinkan beberapa jaringan local kecil di dalam satu gedung digabungkan untuk menjadi satu kesatuan jaringan local yang besar. Topologi ini juga memungkinkan terhubungnya komputer di dalam sebuah jaringan dengan tingkatan/ hierarki yang berbeda.

Kelebihan Topologi Tree

  • Kontrol manajemen dapat dilakukan dengan lebih mudah karena bersifat terpusat serta memiliki hierarkhi
  • Mudah dikembangkan
  • Didukung oleh software dan hardware dari beberapa perusahaan

Kekurangan Topologi Tree

  • Jika salah satu node rusak, maka node yang ada di jenjang berikutnya akan ikut rusak
  • Dapat terjadi tabrakan file
  • Kesulitan untuk melakukan konfigurasi dan pemasangan kabelnya cukup tinggi

Topologi Mesh

Topologi mesh merupakan jenis topologi jaringan local yang memungkinkan setiap komputer untuk dapat melakukan feedback satu sama lain. Topologi ini tidak cocok digunakan pada jaringan LAN yang besar, karena akan menyulitkan pengawasan.

Kelebihan Topologi Mesh

  • Mampu menampung banyak pengguna topologi mesh yang sedang aktif

Kekurangan Topologi Mesh

  • Membutuhkan banyak kabel, sehingga seringkali terjadi gangguan jaringan

Saya yakin kita semua termasuk saya dan anda terbiasa menggunakan jaringan komputer hampir setiap hari. Namun seperti saya sebelumnya, pasti ada beberapa di antara kita yang hanya bisa menggunakannya tanpa memahami apa itu jaringan, jenis, manfaat, dan segala sesuatu yang terkait.

Baca Juga: Cara Kerja DNS

Mudah-mudahan artikel ini dapat membantu anda mengenal dan memahami pengertian jaringan komputer secara lebih mendalam ya

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.