Perguruan Tinggi Swasta Terbaik di Jakarta

Perguruan Tinggi Swasta Terbaik di Jakarta – Pemerintah telah mewajibkan untuk setiap warga menyelesaikan sekolah selama dua belas tahun. Dimulai dari sekolah dasar, sekolah menengah pertama hingga sekolah menengah atas. Setelah menyelesaikan pendidikan wajib ini, seseorang bisa terus melanjutkan untuk bekerja atau pun belajar di jalur formal melalui perguruan tinggi dan non formal melalui berbagai macam pelatihan.

Dengan masuk ke perguruan tinggi, seseorang bisa mengikuti berbagai macam pendidikan akademis, profesi maupun vokasi dengan satuan penyelenggara pendidikan yang berbeda-beda. Ada penyelenggara pendidikan perguruan tinggi akademi, institute, politeknik, sekolah tinggi dan universitas. Tidak semua penyelenggara pendidikan perguruan tinggi membuka semua jurusan. Ada beberapa perguruan tinggi yang mengkhususkan pada bidang tertentu saja.

Setelah menyelesaikan pendidikan di perguruan tinggi, seseorang akan mendapatkan gelar tertentu sesuai bidang yang digeluti dan program pendidikan yang diambil. Gelar yang bisa diperoleh adalah diploma (D1 hinga D4), sarjana (S1), magister (S2), doktor (S3). Pada beberapa jurusan tertentu bahkan ada spesialisasi profesi seperti kedokteran.

Setiap tahunnya, banyak orang berlomba-lomba untuk bisa menjadi salah satu mahasiswa di perguruan tinggi. Banyak di antaranya mengikuti jalur tes SBMPTN http://www.pmbuntar.com/ supaya bisa lolos masuk ke perguruan tinggi negeri yang bisa diikuti di berbagai kota di di Indonesia termasuk Jakarta. Sayangnya, tidak semua orang bisa lolos masuk perguruan negeri sehingga mau tidak mau mengambil perguruan tinggi negeri swasta.

Pengertian Perguruan Tinggi Swasta

Terkadang, perguruan tinggi swasta dipandang sebelah mata. Tidak sedikit calon mahasiwa yang menjadikan perguruan tinggi swasta sebagai pilihan terakhir untuk melanjutkan pendidikan. Padahal banyak perguruan tinggi swasta terbaik di Jakarta yang tidak kalah bersaing dengan perguruan tinggi negeri dan menghasilkan lulusan berkualitas. Yang membedakan kedua perguruan tersebut hanyalah statusnya, negeri dan swasta.

Berdasarkan namanya, perguruan tinggi negeri adalah perguruan tinggi yang dikelola dan didanai oleh negara, khususnya oleh pemerintahan setempat, baik daerah maupun nasional dan berada di bawah dinas tertentu di pemerintahan seperti Dinas Pendidikan atau Agama. Untuk operasionalnya, perguruan tinggi negeri tentu saja dibantu oleh negara sehingga mengenai biaya tidak akan terlalu memberatkan para mahasiswa.

Baca Juga : Perguruan Tinggi Terbaik di Indonesia

Berbeda halnya dengan perguruan tinggi swasta. Kebalikan dari perguruan tinggi negeri, perguruan tinggi swasta biasanya adalah perguruan tinggi yang dikelola dan didanai oleh sekelompok orang atau lembaga tertentu. Karena perguruan tinggi swasta tidak mendapat suntikan dana dari pemerintah, tidak mengherankan banyak yang menetapkan biaya pendidikan di universitas ini dengan biaya yang lebih tinggi.

Keunggulan Perguruan Tinggi Swasta

Biaya memang menjadi salah satu kelemahan perguruan tinggi swasta. Akan tetapi, di samping itu, perguruan tinggi swasta di Jakarta punya keunggulannya tersendiri. Keunggulan ini mungkin tidak akan ditemukan di perguruan tinggi negeri. Keunggulan ini bisa menjadi bahan pertimbangan untuk para calon mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan formal.

Waktu Pendaftaran Buka Lebih Lama

Setiap calon mahasiswa baru harus berlomba-lomba mendaftarkan diri untuk bisa masuk perguruan tinggi yang diinginkan. Setiap perguruan memberikan batasan waktu pendaftaran yang cukup ketat dari berbagai jalur, prestasi maupun tes. Beda halnya dengan perguruan tinggi swasta yang membuka waktu pendaftaran hingga berbulan-bulan lamanya sehingga memungkinkan siapapun yang ingin mendaftar bisa ikut serta.

Dengan tersedianya waktu pendaftaran yang lebih panjang maka calon mahasiswa bisa dengan lebih leluasa untuk menentukan dengan baik perguruan dan jurusan mana yang akan dipilih. Bisa juga sekalian membandingkan dengan perguruan swasta lainnya yang membuka jurusan yang sama yang diminati, baik dari segi kualitas pendidikannya maupun biayanya.

Menerima Lebih Banyak Calon Mahasiswa

Setiap tahunnya, perguruan tinggi mengadakan seleksi mahasiswa baru melalui berbagai jalur. Perguruan tinggi negeri biasanya hanya membuka sedikit kuota mahasiswa baru karena terbatas akan ketersediakan kelas dan jadwal yang harus disesuaikan. Berbeda dengan perguruan tinggi swasta. Saat kuota satu kelas terpenuhi, perguruan tinggi swasta atau PTS tidak ragu membuka kelas baru.

Dibukanya kelas yang lebih banyak adalah untuk mengakomodasi calon mahasiswa baru yang ingin berkuliah dan tidak tertampung oleh perguruan tinggi negeri atau PTN. Meskipun dengan banyak mahasiswa, penyelenggara perguruan tinggi swasta pun mencoba tetap menjaga kualitas pendidikannya supaya lulusannya bisa bersaing di dunia kerja nantinya.

Jadwal Kuliah yang Lebih Fleksibel

Perkuliahan di perguruan tinggi negeri diharuskan untuk dilaksanakan selama lima hari, mulai dari Senin hingga Jum’at. Jarang sekali yang mengadakan jadwal di akhir pekan seperti Sabtu dan Minggu. Jadwal seperti ini akan sedikit menyulitkan bagi para mahasiswa yang memiliki pekerjaan.

Beberapa perguruan tinggi swasta terbaik di Jakarta memberikan kebebasan dalam mengatur dan memilih jadwal kuliah dengan menyediakan dua pilihan kelas. Kelas pertama adalah kelas reguler yang perkuliahannya dilaksanakan Senin sampai Jum’at dengan rentang waktu dari pagi hingga sore hari. Pilihan kelas kedua adalah kelas paralel yang dilaksanakan di hari Senin sampai Jum’at dalam rentang waktu sore hingga malam hari.

Di beberapa perguruan tinggi swasta bahkan menyediakan kelas weekend atau akhir pekan. Kelas ini sangat cocok untuk para mahasiswa yang berkuliah sembari bekerja sehingga tidak akan mengganggu waktu belajar maupun waktu bekerja. Pengaturan jadwal seperti ini tidak bisa ditemukan di perguruan tinggi negeri manapun.

Ketersediaan Fasilitas yang Relatif Lebih Bagus

Perguruan tinggi negeri memang dibantu oleh pemerintah dari segi dana maupun fasilitas. Akan tetapi bantuan yang dimiliki pemerintah harus disebarkan ke berbagai perguruan tinggi yang ada di seluruh Indonesia sehingga fasilitas yang dibangun pun terkadang dibuat sesuai dengan dana yang disediakan. Peralatan yang disediakan pun terkadang tidak memenuhi standar, baik jumlah maupun kualitas karena terbatas dana.

Baca Juga : UNTAN Membangun Ekosistem Digital Menuju Cyber University

Jika sebelumnya pembayaran uang kuliah di perguruan tinggi swasta mungkin dikeluhkan tapi justru karena biaya kuliah yang tinggi inilah para mahasiswa PTS mendapatkan fasilitas yang lebih baik. Uang yang telah dikeluarkan untuk biaya kuliah jadi tidak sia-sia karena kampus menyediakan fasilitas yang sesuai dengan biaya yang dikeluarkan untuk mendapat pendidikan.

Tersebar di Berbagai Daerah

Perguruan tinggi negeri biasanya terpusat di kota-kota besar saja sehingga jika ada calon mahasiswa yang ingin berkuliah di sana, dia perlu menyewa kamar atau rumah selama masa studinya. Beda halnya dengan perguruan tinggi swasta. Karena dikelola oleh suatu lembaga atau sekelompok orang tertentu, biasanya perguruan macam ini dibuat di daerah-daerah tempat lembaga atau kelompok orang tersebut beroperasi yang kemungkinan besar lebih dekat dari tempat tinggal.

Kelemahan Perguruan Tinggi Swasta

Ada kelebihan, ada juga kekurangannya. Perguruan tinggi swasta memang memiliki aspek dengan kualitas tinggi di beberapa bagian. Tapi tidak bisa dipungkiri juga perguruan tinggi swasta terbaik di Jakarta pun memiliki kelemahan. Kelemahan-kelemahan itu di antaranya adalah sebagai berikut.

Biaya Kuliah yang Tinggi

Seperti telah disebutkan sebelumnya, karena perguruan tinggi swasta biasanya dijalankan oleh sekelomok orang atau lembaga tertentu, perguruan ini tidak mendapat bantuan operasional dari pemerintah. Untuk menutupi operasional dan menyediakan fasilitas yang memadai maka itu berimbas pada tingginya biaya kuliah yang dibebankan kepada mahasiswa.

Kekurangan Tenaga Pengajar

Sudah menjadi rahasia umum jika para dosen yang mengajar di perguruan tinggi swasta sering kali merangkap sebagai dosen di perguruan tinggi negeri. Hal ini menandakan bahwa perguruan tinggi swasta masih kekurangan tenaga pengajar yang akhirnya akan berimbas kepada proses belajar mengajar, bimbingan dan lain sebagainya. Dengan kurangnya jumlah dosen maka waktu belajar pun akan lebih banyak terbuang-buang.

Masih Banyak Perguruan yang Belum Terakreditasi

Akreditasi merupakan sebuah nilai yang diberikan oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) setelah melakukan berbagai penilaian di berbagai aspek demi meningkatkan mutu pendidikan perguruan tinggi. Nilai akreditasi suatu perguruan tinggi seringkali menjadi bahan pertimbangan seseorang untuk memilih tempat kuliah. Nilai akreditasi menunjukkan sejauh apa kualitas kampus tersebut.

Sayangnya, masih banyak perguruan tinggi swasta yang belum memiliki nilai akreditasi yang baik. Bahkan masih banyak ditemukan perguruan tinggi swasta yang belum terakreditasi sama sekali. Sehingga kredibilitas dan kualitas kampus tersebut terkadang dipertanyakan dan calon mahasiswa pun mundur perlahan.

Susah Bersaing untuk Mendapatkan Pekerjaan

Setelah lulus kuliah satu hal yang pasti dicari para lulusan baru ini adalah pekerjaan. Persaingan untuk mendapat pekerjaan semakin lama semakin tinggi, apalagi jika harus bersaing dengan lulusan dari perguruan tinggi negeri terbaik dan ternama. Kebanyakan perusahaan akan mengutamakan lulusan dari kampus yang sudah lebih dikenal. Padahal bisa saja kualitas lulusan dari perguruan tinggi swasta itu sebanding bahkan mungkin lebih bagus.

Satu hal lagi yang membuat persaingan mendapat pekerjaan lebih sulit adalah nilai akreditasi perguruan tinggi. Banyak lembaga dan instansi, terutama lembaga dan instansi pemerintah, yang melihat nilai akreditasi perguruan sebagai salah satu syarat bisa lolos seleksi kerja. Sehingga untuk lulusan dari perguruan tinggi swasta yang tidak terakreditasi, kesempatan itu akan semakin sulit.

Kualifikasi Perguruan Tinggi Swasta yang Baik

Di balik semua kelebihan dan kekurangannya, tidak semua perguruan tinggi swasta di Jakarta bisa dipukul rata dengan nilai kualitas yang sama. Beberapa perguruan tinggi swasta mungkin di bawah standar tapi tidak sedikit juga yang standarnya melebihi perguruan tinggi negeri. Untuk bisa memperoleh perguruan tinggi swasta terbaik di Jakarta maka terlebih dahulu harus mengetahui ciri-ciri perguruan yang terbaik seperti berikut ini.

Memiliki Nilai Akreditasi yang Tinggi

Nilai akreditasi adalah suatu pengakuan dari badan pemerintahan akan mutu dan kualitas perguruan tinggi. Semakin tinggi nilai akreditasi perguruan tinggi swasta maka ini menunjukkan mutu kualitas yang semakin baik. Kampus dengan mutu kualitas yang baik maka akan menghasilkan lulusan yang baik juga. Lulusannya pun akan dengan mudah bersaing dalam mendapatkan pekerjaan.

Bukan hanya perguruan tingginya saja yang memiliki nilai akreditasi yang baik. Setiap prodi atau program pendidikan pun sebaiknya memiliki nilai akreditasi yang baik. Sehingga semua jurusan memiliki kesempatan yang sama dalam mendapatkan kesempatan bekerja.

Fasilitas Belajar yang Memadai

Salah satu hal yang mendukung perguruan tinggi menjadi tempat pendidikan yang terbaik adalah fasilitasnya yang memadai. Dengan fasilitas yang dilengkapi, mahasiswa akan belajar lebih nyaman dan semua sumber belajar yang dibutuhkan tersedia. Fasilitas belajar dimulai dari ketersediaan gedung belajar yang memadai, lab pendungkung, alat praktek yang sesuai serta perpustakaan sebagai salah satu gudang ilmu.

Jika urusan gedung saja masih meminjam atau menumpang di lokasi milik perguruan atau sekolah lain, selain menganggu kenyamanan, hal ini pun bisa mengganggu jalannya proses belajar mengajar. Jangankan untuk memiliki lab, perpustakaan, ruang jurusan atau pun ruangan khusus lainnya, untuk belajar sehari-hari saja masih harus mengalah pada pemilik gedung.

Menggunakan Kurikulum yang Sesuai

Setiap proses pembelajaran di setiap tingkat pendidikan memiliki kurikulum pembelajaran tersendiri. Begitu juga dengan perguruan tinggi. Meskipun ada perbedaan dalam menerapkan cara pembelajaran tapi pada dasarnya baik perguruan tinggi swasta maupun perguruan tinggi negeri menerapkan kurikulum yang sama. Sebagai perguruan tinggi yang baik maka harus selalu mengikuti perkembangan kurikulum pendidikan perguruan tinggi yang sesuai.

Setiap beberapa tahun sekali, kurikulum mengalami perubahan dan perkembangan. Jika sampai lalai mengikuti perkembangan tersebut maka pembelajaran pun bisa ikut ketinggalan. Dengan mengikuti perkembangan kurikulum maka bisa meningkatkan mutu pembelajaran dan pendidikannya. Jika pembelajaran dan pendidikannya meningkat maka kualitas lulusannya pun akan semakin bagus.

Jajaran Staf dan Pengajar yang Mumpuni

Jika fasilitas ruang dan gedung terpenuhi serta kurikulum yang digunakan selalu diperbaharui, hal selanjutnya yang harus dimiliki perguruan tinggi swasta terbaik di Jakarta adalah jajaran staf dan pengajar yang memadai dan berkualitas. Seperti yang sudah disebutkan di atas sebelumnya, banyak perguruan tinggi swasta yang kekurangan dosen tetap yang sesuai dengan mata kuliah sehingga harus ‘meminjam’ dosen dari perguruan tinggi lain.

Sebagai perguruan tinggi swasta yang baik, tindakan ‘meminjam’ ini haruslah dikurangi dengan mempekerjakan dosen tetap sendiri. Selain bisa lebih mengefektifkan waktu perkuliahan, kampus juga tidak perlu lagi kesulitan menyesuaikan jadwal pokok dosen dengan jadwal di kampus swasta.

Memberikan Penilaian IPK yang Objektif

IPK atau Indeks Prestasi Kumulatif adalah nilai yang diperoleh seorang mahasiswa di setiap akhir semester. Di beberapa perguruan tinggi swasta, sering kali ada praktek pemberian IPK yang tidak sesuai dengan kemampuan mahasiswa. Sebagai perguruan tinggi swasta yang baik seharusnya tidak ada prakter pemberian nilai yang tidak sesuai dengan yang telah ditentukan pihak perguran tinggi.

Nilai harus diberikan sesuai dengan kemampuan masing-masing mahasiswa. Jika sebelumnya pernah diketahui ada praktek pemberian nilai yang tidak sesuai, entah itu dengan mewajibkan mahasiswa membeli buku hasil karya sang dosen, mengerjakan tugas di luar mata kuliah yang diajarkan atau hal-hal lainnya, maka kredibilitas dari kampus itu sendiri perlu ditanyakan.

Transparansi Biaya

Perguruan tinggi swasta memang dikenal dengan biaya yang cukup tinggi. Meskipun begitu, di jaman sekarang ini, calon mahasiswa bisa dengan terbuka mengetahui rincian biaya yang dibayarkan digunakan untuk apa saja. Perguruan tinggi swasta yang baik akan dengan terbuka memberi detail atau rincian biaya yang harus dibayarkan setiap mahasiswa setiap semesternya.

Baca Juga : Cara Menghasilkan Uang Dari Weblog

Memilih perguruan tinggi swasta terbaik di Jakarta memang susah-susah gampang. Apalagi Jakarta, sebagai ibukota, memiliki berbagai pilihan perguruan tinggi yang berkualitas dan bersaing ketat. Di mana pun kuliahnya, selama bisa belajar dengan baik dan memperoleh ilmu yang bermanfaat maka itu akan lebih baik jika dibandingkan dengan berkuliah di tempat favorit banyak orang tetapi tidak belajar dengan sungguh-sungguh.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.